Sabtu, 18 September 2010

musik

Seorang hamba Tuhan, musisi, pencipta lagu, LaMar Boschman, melakukan riset alkitab dan menulis di bukunya, Rebirth of Music, salah satunya adalah bahwa lebih dari 800 kali Alkitab menulis sesuatu tentang musik. Ini seharusnya membuat kita berpikir, apakah sebegitu pentingnya musik sehingga amat banyak ditulis, bahkan mungkin beberapa hal yang kita anggap penting tidak ditulis atau dibahas sebanyak itu. Tapi kita juga dapat berpikir dan menyimpulkan ada maksud tertentu dan penting sehingga Tuhan membuat itu terjadi. 
Dalam ayat-ayat tersebut dinyatakan bahwa ada hubungan erat antara musik dan hidup manusia. Sampai-sampai kitab Mazmur diakui sebagai kitab “lirik lagu-lagu” karena begitu poetic, dengan kata-kata renungan dan ada “sela” yang diartikan interlude, alunan musik tanpa kata, otomatis seluruh kata-kata tersebut adalah lagu dan selalu diiringi musik! Daud adalah seorang penyembah “bersenjatakan” kecapi, berarti dia selalu menyembah Tuhan diiringi musik. Nabi Elisa, dia memanggil para pemusik dan mulai bernubuat. 
Ternyata banyak kejadian yang berhubungan langsung dengan Tuhan itu berhubungan dengan musik. Jadi kita bias menyimpulkan bahwa sebenarnya musik itu mempunyai tempat yang tidak sekedar apa yang kita lihat dan dengan sekarang ini. Seperti iklan memakai musik sebagai ujung tombaknya, plaza-plaza, mal-mal, restaurant-restaurant, tidak pernah sepi dari musik, bahkan sampai di pasar-pasar dan gang-gang kumuh pun tidak pernah lepas dari musik. Bahkan kita tutup telinga kemanapun, kita akan terkejar oleh bunyi musik! Artinya, tanpa disadari musik itu sudah jadi bagian hidup manusia walau mungkin tidak dicerna secara benar fungsi dan tujuannya.
Kita bisa katakan SEMUA gereja memakai musik. Dari yang tradisional sampai modern, dari hanya menggunakan satu gitar bolong sampai dengan menggunakan orkestra dan big band, dari desa terpencil sampai yang di kota besar, kayakya menjadi suatu kewajiban sebuah gereja memakai musik dalam kebaktiannya. Apakah Gereja yang meyakini musik itu diciptakan oleh Tuhan SEDANG menggunakan musik hanya sebagai pelengkap saja, sedangkan mereka yang tidak meyakininya sedang berjuang keras untuk mengembangkannya, walaupun dengan tujuan yang berbeda-beda? 
Sebuah tantangan untuk direnungkan, dipikirkan, dibahas, dan tentunya dikerjakan, yaitu memberi yang terbaik buat Tuhan dengan apa yang Dia sediakan, yaitu MUSIK. 

Teori Musik


Teori musik merupakan cabang ilmu yang menjelaskan unsur-unsur musik. Cabang ilmu ini mencakup pengembangan dan penerapan metode untuk menganalisis maupun menggubah musik, dan keterkaitan antara notasi musik dan pembawaan musik.
Hal-hal yang dipelajari dalam teori musik mencakup misalnya suaranadanotasiritmemelodiKontrapun MusikharmoniBentuk MusikTeori Mencipta Lagu, dlsb.

Daftar isi

 [sembunyikan]

[sunting]Suara

Teori musik menjelaskan bagaimana suara dinotasikan atau dituliskan dan bagaimana suara tersebut ditangkap dalam benak pendengarnya. Dalam musik, gelombang suara biasanya dibahas tidak dalam panjang gelombangnya maupun periodenya, melainkan dalam frekuensinya. Aspek-aspek dasar suara dalam musik biasanya dijelaskan dalam tala (Inggrispitch, yaitu tinggi nada), durasi (berapa lama suara ada), intensitas, dan timbre (warna bunyi).

[sunting]Nada

Suara dapat dibagi-bagi ke dalam nada yang memiliki tinggi nada atau tala tertentu menurut frekuensinya ataupun menurut jarak relatif tinggi nada tersebut terhadap tinggi nada patokan. Perbedaan tala antara dua nada disebut sebagai interval. Nada dapat diatur dalam tangga nada yang berbeda-beda. Tangga nada yang paling lazim adalah tangga nada mayortangga nada minor, dan tangga nada pentatonikNada dasar suatu karya musik menentukan frekuensi tiap nada dalam karya tersebut. Nada dalam teori musik diatonis barat diidentifikasikan menjadi 12 nada yang masing-masing diberi nama yaitu nada C,D,E,F,G,A dan B. Serta nada-nada kromatis yaitu Cis/Des, Dis/Es, Fis/Ges, Gis/As, dan Ais/Bes.

[sunting]Ritme

Ritme adalah pengaturan bunyi dalam waktuBirama merupakan pembagian kelompok ketukan dalam waktu. Tanda birama menunjukkan jumlah ketukan dalam birama dan not mana yang dihitung dan dianggap sebagai satu ketukan. Nada-nada tertentu dapat diaksentuasi dengan pemberian tekanan (dan pembedaan durasi).

[sunting]Notasi

Notasi musik merupakan penggambaran tertulis atas musik. Dalam notasi balok, tinggi nada digambarkan secara vertikal sedangkan waktu (ritme) digambarkan secara horisontal. Kedua unsur tersebut membentuk paranada, di samping petunjuk-petunjuk nada dasartempodinamika, dan sebagainya.

[sunting]Melodi

Melodi adalah serangkaian nada dalam waktu. Rangkaian tersebut dapat dibunyikan sendirian, yaitu tanpa iringan, atau dapat merupakan bagian dari rangkaian akord dalam waktu (biasanya merupakan rangkaian nada tertinggi dalam akord-akord tersebut).
Melodi terbentuk dari sebuah rangkaian nada secara horisontal. Unit terkecil dari melodi adalah Motif. Motif adalah tiga nada atau lebih yang memiliki maksud atau makna musikal. Gabungan dari Motif adalah Semi Frase, dan gabungan dari Semi Frase adalah Frase (Kalimat). Sebuah Melodi yang paling umum biasanya terdiri dari dua Semi Frase yaitu kalimat tanya (Antisiden) dan kalimat jawab (Konsekuen).

[sunting]Harmoni

Harmoni secara umum dapat dikatakan sebagai kejadian dua atau lebih nada dengan tinggi berbeda dibunyikan bersamaan, walaupun harmoni juga dapat terjadi bila nada-nada tersebut dibunyikan berurutan (seperti dalam arpeggio). Harmoni yang terdiri dari tiga atau lebih nada yang dibunyikan bersamaan biasanya disebut akord.